Krisis Percaya Diri

July 12, 2020




"Lutfi, where do you get your confidence? Because I feel like I used to have it when I was younger but now I don't."  (Pertanyaan yang sering aku dapatkan)

Kalian pernah ngga sih ngrasa ngga yakin atau ngga percaya diri saat mendekati dengan hal-hal yang ingin kalian capai? Misal mendekati suatu test entah test masuk Perguruan Tinggi, test wawancara buat apply kerja, apply beasiswa, sidang/ujian kelulusan, atau hal-hal yang lain?

Cukup banyak pertanyaan yang aku dapatkan terkait gimna caranya bisa percaya diri. Terlebih ketika public speaking atau berbicara di depan umum. Sebenarnya persoalan krisis percaya diri tidak hanya ketika kita akan berhadapan dengan banyak orang untuk menyampaikan sesuatu, tapi krisis percaya diri itu banyak ragamnya.

Sebagai manusia, wajar banget kalo tiba-tiba ngrasa ngga percaya diri. Aku pun juga pernah mengalami itu dalam konteks diluar public speaking. Bagiku, rasa percaya diri itu ngga hanya bisa dibangun dengan quotes "Jangan menyerah..." atau "Be brave, yakin pada diri sendiri..." dan quotes lainnya yang ditempel di dinding kamar atau laptop. Mungkin berhasil mungkin juga tidak bagi beberapa orang, tapi bagiku hal tersebut tidak begitu berpengaruh secara signifikan untuk langsung merasa PD secara full. Selain itu quotes diatas cukup terdengar klise (for me) dan hanya dorongan semangat sesaat untuk mengalihkan rasa down yang datang tiba-tiba. 

Ngomongin soal kemampuan percaya diri itu sebenarnya mirip dengan kemampuan menulis, menggambar, berkarya (apapun itu), atau kemampuan berbicara (speak up). Mereka ada bukan karena faktor bakat atau bawaan dari lahir. Karena menurutku pribadi itu salah banget. Segala kemampuan ada karena kerja keras. Diasah terus dan terus dengan latihan

Contoh sederhananya waktu aku dikasih kesempatan untuk jadi pembicara atau lolos lomba debat. Mau ngga mau, harus ada persiapan sebelum hari H. Entah persiapan mental, materi, latihan ngomong, meminta teman atau tim untuk mengkritik dan memberi masukan kurangnya dimana, belum lagi kalo misalnya waktu mau ngisi acara, pihak panitia meminta aku (sebagai pembicara) untuk membuat powerpoint. Nah ini harus dipersiapkan juga, bagaimana desainnya, isi dari setiap slidenya menarik atau tidak, kira-kira berhubungan atau tidak, point-point dari isi presentasi akan mudah dipahami atau tidak, dan lain-lain. 
Segala persiapan inilah yang termasuk dalam kerja keras. Ketika persiapan sudah matang pasti ketika hari H pun juga siap, karena kita sudah ada bekal dari titik-titik rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan. 

Apakah tidak percaya diri adalah sebuah kesalahan?

Sekalipun itu menjadi kesalahan, tapi tetap bisa diperbaiki bukan? Namun ketidakpercayaan diri itu wajar. Bahkan rasa ggak percaya diri juga bukanlah hal jelek karena sebenarnya itu bisa membuat kita untuk selalu menyiapkan diri dengan baik. Ngga percaya diri sebagai bentuk kejujuran akan sesuatu hal yang memang kita tidak tahu, justru bisa menunjukkan bahwa kita sedang berusaha dan mencoba untuk belajar dan belajar. Contoh sederhana "ketidakpedeanku" dulu saat internship di salah satu perusahaan bidang pertanahan dan tata ruang. Sekalipun aku dari UGM tapi aku merasa ngga PD saat hari pertama internship. Ngga PD buat bisa handle suatu proyek dan saat itu mau ngga mau aku harus turun ke lapangan seorang diri. Masih mending kalo aku paham soal tata ruang dan pertanahan, nah masalahnya nilai mata kuliahku untuk Ilmu Ukur Tanah aja dapet jelek. :((

Saat itu aku ngrasa ngga PD karena ngga ada bekal dan merasa ngga bisa untuk melakukan sagala projek saat internship. So, wajar ngga sih kalo kita ngrasa ngga PD gitu? Ya wajar banget dan sangat bisa diterima. Toh kalo dalam kasus internshipku pun itu adalah hal baru ketikan aku bisa dapat project untuk pengukuran dan updating data terkait pertanahan di lapangan. Mending-mending kalo tanah yang diukur cuma tanah warga, nah ini tanah nya sultan dan tanah kas desa yang jelas-jelas bukan milik individu/pribadi tapi untuk kepentingan masyarakat. Makanya aku ngga boleh salah dalam ngkur atau masukin data karena aku tau ini data penting banget. Dari rasa tanggung jawab dalam mengerjakan suatu pekerjaan dan kepercyaan pimpinan untukku yang saat itu masih jadi anak magang, mau ngga mau aku harus butuh belajar banyak. Hingga akhirnya ketika rasa tidak PD dijadikan suatu bensin atau energi untuk kita bisa belajar lebih, rasanya segala persiapan akan selalu membersamai.

Jadi kalo kalian sering merasa tidak percaya diri, bukan berarti kalian ngga mampu atau ngga bisa, barangkali hanya kurang usaha dan kerja keras untuk selalu berlatih dan mempersiapkan diri. 

You Might Also Like

0 comments